Hasil Quick Count Pilpres 17 April 2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilpres 17 April 2019 - Indonesia akan kembali mencatatkan sejarah baru di tahun ini dengan menggelar Pilkada Serentak di seluruh Indonesia, tahun ini akan menjadi yang pertama penyelenggaraan Pilpres dilaksanakan serentak dengan Pemilihan legislatif, tentu akan terasa lebih meriah jika dibandingkan Pilkada Biasa.

Indonesia sedang mencari pemimpin baru untuk memimpin selama lima tahun kedepan, terdapat dua sisi yang berbeda jika kita melihat Indonesia, masing-masing kelompok atau kubu mengklaim, jika dilihat dari kaca mata Pemerintah yang saat ini berkuasa bersama dengan koalisi maka kepemimpinan selama 5 tahun ini sudah berhasil.

Mampu membangun infrastruktur bahkan terbanyak mengalahkan jaman pemerintahan Presiden Suharto, meski ekonomi dunia bergejolak, namun Indonesia mampu mempertahankan stabilitas ekonomi secara keseluruhan dan terbukti sukses. Sementara jika kita melihat dari kaca mata Partai Oposisi pemerintah maka kritik pedas sering kita dengar.

Bahwa pemerintahan saat ini dinyatakan gagal dan hanya mementingkan pencitraan semata, tingginya dolar mengabitkan rupiah terpuruk dan membuat ekonomi Indonesia semakin terpuruk. Ditambah lagi belum tersedianya lapangan kerja yang cukup, dan keberpihakan lapangan kerja hanya untuk asing.

Itulah Indonesia jika dipandang dari dua sisi kaca mata berbeda, hal itu sah-sah saja asalkan apa yang disampaikan ke publik memiliki dasar kuat dan tidak melanggar undang-undang. Sebagian besar setuju dengan pemerintah dan sebagian lagi setuju dengan Oposisi. Terlepas dari perdebatan panjang tersebut tentuk di era milenial ini masyarakat Indonesia sudah semakin dewasa menyikapi perbedaan pilihan.

Ini tidak lagi urusan strategi kampanye hitam namun lebih mengedepankan adu gagasan, apa saja visi dan misi yang ditawarkan untuk menjadikan Indonesia lebih maju lagi. Kita bisa menarik semua kesimpulan dari setiap debat adu gagasan saat Debat Kandidat berlangsung, dari sana kita bisa mengetahui seberapa kompeten calon presiden kita.

Sekedar mengingatkan admin akan memberikan beberapa ulasan mengenai visi dan misi sebelum kita memilih harus memahami terlebih dahulu apa visi dan misi yang ditawarkan, dikutip dari Kompas.


Namun kita tidak akan membahas terlalu mendalam mengenai perdebatan atau adu gagasan dari kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, karena saat ini bukan waktu yang tepat untuk berdebat, saat ini waktu yang tepat untuk memilih menentukan siapa yang bisa membawa Indonesia lebih maju lagi.

Perhitungan hasil suara  yang tersebar di seluruh Indoensia akan memakan waktu yang cukup lama, KPU sebagai panitia akan bekerja keras untuk mempercepat hitungan tersebut, hanya saja kita tidak perlu menunggu selama itu karena saat ini sistem hitung cepat atau lebih dikenal Quick Count akan memberikan data yang valid dengan tingkat kesalahan hanya dibawah 5%.

KPU menetapkan beberapa ketentuan yang harus dipatuhi oleh lembaga survei resmi yang tergabung di KPU, mengenai laporan Quick Count harus dikeluarkan 2 jam setelah TPS ditutup tidak dibenarkan jika ada beberapa lembaga survei yang lebih dahulu mengeluarkan hasil quick count sebelum tps ditutup.

Sekitar 200 juta masyarakat Indonesia akan terlibat secara langsung dalam Pilpres tahun ini, untuk akurasi data rekapitulasi Hasil Quick Count berdasarkan masing-masing provinsi untuk lebih jelas berikut informasi perolehan Hasil Quick Count antara Capres dan Cawapres 01 dan 02.  
Terdapat 34 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia hasil quick count akan sangat berpengaruh terhadap situasi lokasi dan kondisi setiap provinsi semakin mudah diakses maka akan semakin cepat hasil quick count akan diterima dan diinformasikan kepada publik, kita wajib menunggu laporannya secara rinci, siapa yang akan terpilih memimpin negera ini 5 tahun kedepan.

Dengan demikian kita akan mengetahui dengan cepat siapa yang akan terpilih nantinya satu jam setelah TPS ditutup data dari setiap TPS akan langsung di Input dan hasil akan keluar, nah tidak perlu berlama-lama berikut adalah laporan terkini Hasil Quick Count Pilpres :

Selain laporan Quick Count dari masing-masing provinsi kami juga akan memberikan rincian mengenai beberapa Quick Count resmi yang sudah diverifikasi KPU yang akan melaksanakan Hitung cepat atau lebih dikenal dengan istilah Quick Count adapun beberapa lembaga survei seperti berikut ini :

Hasil Quick Count Pilpres Sumua Lembaga Survei

Charta Politika 

01 Jokowi - Ma'ruf : 54%

02 Prabowo - Sandi : 45%


Indo Barometer

01 Jokowi - Ma'ruf : 53%

02 Prabowo - Sandi : 46%


Indikator 

01 Jokowi - Ma'ruf : 55%

02 Prabowo - Sandi : 44%

Litbang Kompas

01 Jokowi - Ma'ruf : 55%

02 Prabowo - Sandi : 44%


Poltracking

01 Jokowi - Ma'ruf : 55%

02 Prabowo - Sandi : 44%
 
Saifulmujani

01 Jokowi - Ma'ruf : 55%

02 Prabowo - Sandi : 45%


KedaiKopi

01 Jokowi - Ma'ruf : 53%

02 Prabowo - Sandi : 46%


LSI

01 Jokowi - Ma'ruf : 55%

02 Prabowo - Sandi : 44%



Untuk memastikan apakah rata-rata data Quick Count yang sudah diperoleh dari masing-masing provinsi sesuai dengan lembaga survei yang ada kami akan merangkum secara nasional perolehan pengumungutan suara versi Quick Count untuk lebih jelas berikut informasi jelasnya simak selengkapnya dibawah ini:


Hasil Quick Count Pilpres Nasional

1. Hasil Quick Count Pilpres Jokowi-Ma'ruf : 55%



2. Hasil Quick Count Pilpres Prabowo-Sandi : 45%


Data Hasil Quick Count Bersifat sementara dan belum final, seiring berjalannya waktu data akan terus berubah, pastikan kita mengupdate setiap menit data yang masuk, siapapun yang terpilih menjadi presiden tentu kita harus menghormati semua keputusan tersebut. Yang menang tetap rendah hati yang kalah menerima dengan Legowo.

Pada dasarnya kita memilih pemimpin yang terbaik untuk kemajuan rakyat Indonesia, pastikan pantau terus dan kita sama-sama kawal pemilu agar tetap bersih bebas dari semua kecurangan, jika ditemukan kecurangan segera laporkan kepada KPU. Hasil Quick Count bersifat sementara meski angka validitas data mencapai 95%, Keputusan pasangan terpilih masih harus menunggu hasil Real Count KPU.

Berdasarkan data yang sudah kami sampaikan laporan mengenai Hasil Quick Count Pemilu tahun 2019 ini terdiri dari laporan setiap provinsi kemudian Quick Count berdasarkan lembaga survei resmi, dimana setiap lembaga survei akan mendapatkan hasil yang berbeda agar menghindari klaim kemenangan palsu kami akan merangkumnya secara rinci disni, jadi masyarakat Indonesia tidak perlu bingung karena sudah dirangkum hasil yang diperoleh akan dirata-rata dari setiap lembaga survei sehingga hasil yang akan disajikan akan valid dikumpulkan berdasarkan semua sumber yang ada.

Hasil Quick Count Pilkada Kab Kapuas

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kab Kapuas -  Dinilai Rawan, Ini Faktanya! Pilkada Kab Kapuas dinilai akan terjadi dengan sangat rawan. Ini karena pasangan calon yang berlaga pada pesta demokrasi 27 Juni 2018 itu hanya terdiri dari dua orang. Menariknya, kedua paslon ternyata sama-sama pernah memperebutkan posisi serupa pada Pilkada yang berlangsung tahun 2012 silam. 

Namun, ungkapan terkait kerawanan Pilkada Kabupaten Kapuas ditampik AKBP Sachroni Anwar selaku Kapolres Kapuas. Ia menyatakan bahwa kedua paslon telah melakukan kesepatakan agar dapat melaksanakan Pilkada secara damai. Pihak manapun yang kalah juga harus dapat berlapang dada serta menerima kemenangan pihak lawan. Sementara pihak yang memenangkan Pilkada nantinya diharapkan jangan terlalu berbesar hati.


Demi menjaga kelancaran dan keamanan Pilkada Kab Kapuas, ratusan personil Polda Kalteng akan turut diturunkan selama berlangsungnya pencoblosan. Tak hanya itu, disediakan pula dua water canon, beberapa armada mobil khusus penghalau hingga ratusan meter kawat berduri. Beberapa hari setelah diadakannya pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Kapuas, dilaksanakan rapat pleno pasangan calon di mana KPU dianggap telah mengecewakan salah satu pasangan calon yang berlaga. 

Hal ini diakui sebagai kesalahan dari pihak KPU itu sendiri dan memicu tindakan demonstrasi dari pendukung salah satu pasangan calon. Ratusan massa pendukung mendatangi kantor KPU guna melakukan aksi damai pada Selasa siang. Para demonstran menyampaikan aspirasi ketidakpuasannya akan pleno penetapan yang dilakukan KPU Kapuas. 

Dalam rapat pleno itu sendiri, dikatakan bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati Kapuas hanya akan terdiri dari satu pasangan calon saja. Hal inilah yang memicu protes dari massa pendukung salah satu pasangan calon yang kandidat jagoannya tak tercantum sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Kapuas. 

KPU Kapuas kemudian meralat hasil rapat pleno dan mengakui hal tersebut sebagai kesalahan mereka. Adanya demonstrasi inilah yang kemudian memunculkan anggapan bahwa Pilkada Kab Kapuas akan sangat rawan akan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Tak mengherankan rasanya jika Polda Kalteng sampai harus menurunkan pengamanan ekstra guna mengawal jalannya Pilkada nanti.

Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Kapuas

Hasil Quick Count Pilkada Kab Pontianak

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kab Pontianak - Menjelang Pilkada Kab Pontianak, sejumlah tahapan telah dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pontianak. Pengumuman dan informasi resmi ini disampaikan dalam launching Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pontianak. 

Hal ini sekaligus menandai gelaran suksesi kepemimpinan daerah di Kabupaten Pontianak. Selama ini, menurut Ketua KPU setempat, masyarakat memang bertanya-tanya seputar waktu pelaksanaan Pilkada. Pihaknya memberi jawaban bahwa waktunya akan menunggu adanya pengumuman resmi. Kini, dengan ditetapkannya jadwal pasti Pilkada Serentak 27 Juni 2018, pertanyaan masyarakat seputar waktu pelaksanaan Pilkada dapat terjawab dengan pasti.


Tahapan Pilkada di Kabupaten Pontianak juga telah secara resmi dimulai. Pihak KPU Kabupaten Pontianak mengaku telah siap dalam melaksanakan pemilihan umum kepala daerah di tahun ini. Pilkada Kab Pontianak sendiri dimulai dari penyusunan serta penetapan daftar pemilih tetap, kemudian berlanjut pada pendaftaran pasangan calon peserta pilkada. 

Menyusul setelahnya adalah tahapan kampanye atau masa kampanye bagi masing-masing pasangan calon. Setelah berakhirnya masa kampanye, tahap selanjutnya tentu adalah pemungutan suara yang dilaksanakan di total 500 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Pontianak. Waktu pemungutan suara ialah mulai dari pukul 7 pagi hingga 1 siang yang diikuti penghitungan suara. 

Tahap berikutnya dari Pilkada ialah penetapan hasil rekapitulasi serta penetapan calon terpilih yang dilakukan secara resmi oleh KPU Kabupaten Pontianak. Pelantikan serta pengucapan sumpah atau janji dari pasangan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilaksanakan setelahnya, sekaligus menjadi penutup dari serangkaian Pilkada Kab Pontianak. 

KPU di sini memang memainkan peran penting, terutama mengemban tanggung jawab yang meliputi pendaftaran, pelaksanaan pemilihan sampai dengan penghitungan suara. Bupati turut berharap KPU akan dapat bekerja secara cermat, profesional serta akurat. Semua pihak juga diharapkan akan dapat bekerja sama dalam mengawal pelaksanaan Pilkada. 

Hal ini bertujuan agar Pilkada dapat berlangsung secara damai, jujur, demokratis serta tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Dalam Pilkada ini nantinya camat serta kades juga akan sangat berperan dalam mengarahkan warganya. Masing-masing telah memiliki tugas serta tanggung jawabnya tersendiri.

 
Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Pontianak

Hasil Quick Count Pilkada Kab Kubu Raya

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Kubu Raya - Ini Dia Tiga Pasangan Calon Yang Bersaing Dalam Pilkada Kab Kubu Raya KPU Kabupaten Kubu Raya telah secara resmi menetapkan tiga paslon atau pasangan calon untuk Bupati serta Wakil Bupati. Ketiganya akan bersaing pada Pilkada Kab Kubu Raya bulan Juni ini. Hasil pleno KPU Kabupaten Kubu Raya menetapkan pasangan Muda Mahendrawan-Sujiwo, Werry Syahrial-HM Nasir dan Hamzah Tawil-Kohim sebagai kandidat pada Pilkada mendatang. 

Hal ini disampaikan langsung oleh Gustiar selaku Ketua KPU Kubu Raya pada Senin lalu di Sungai Raya. Ketiga paslon yang bersaing ini pun mendapat dukungan dari partai yang berbeda-beda. Untuk pasangan Muda Mahendrawan-Sujiwo, misalnya, diusung tujuh partai yang terdiri dari Gerindra, Demokrat, Hanura, PAN, PDIP, PKS serta Nasdem.



Pasangan Hamzah Tawil-Kohim hanya diusung dua partai saja yaitu PKB serta Golkar. Sementara pasangan Werry Syahrial-HM Nasir maju dalam Pilkada Kab Kubu Raya melalui jalur independen. Pada kesempatan yang sama, Gustiar turut mengingatkan agar seluruh atribut kampanye yang dipasang tim sukses masing-masing paslon Calon Bupati agar diturunkan. 

Pihak KPU sendiri telah menyiapkan alat peraga kampanye yang disesuaikan nomor dari masing-masing paslon. Dirinya mengeluarkan imbauan pencopotan atribut kampanye ini karena dilihatnya masih banyak atribut yang terpasang walau tanggal Pilkada sudah semakin dekat. Jika hal ini tak diindahkan, tutur Gustiar, KPU akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP guna dilakukan penertiban terkait Alat Peraga Kampanye.


Di tempat yang sama, salah satu paslon cabup dan wabub Pilkada Kab Kubu Raya, Muda-Jiwo mengungkapkan rasa terimakasihnya pada semua partai yang mengusung, relawan hingga simpatisan yang telah membawa keduanya hingga ke tahap ini. Dikatakan Muda bahwa ini barulah tahap awal dari Pilkada. Dukungan masyarakat akan membantu mereka dalam membawa program pemerintahan yang dulu sempat dibuatnya bagi masyarakat Kubu Raya. 

Tak ketinggalan, pasangan Hamzah-Kohim mengaku siap mengikuti semua aturan KPU guna mewujudkan pilkada yang damai. Sementara pasangan Werry-Nasir juga turut menyatakan upcapan terimakasih pada semua pihak yang telah mendukung keduanya dan mengungkapkan harapan agar bisa menang pada Pilkada kali ini.

Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten

Nomor urut 1
Nomor urut 2

Hasil Quick Count Pilkada Kab Mimika

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Mimika - 3 Hal Menarik Dalam Jalankan Pilkada Kabupaten Mimika Banyak hal yang belum anda ketahui tentang Pilkada Kabupaten Mimika 2018? Cari tahu informasi tentang hal menarik tersebut dengan membaca informasi berikut.

Pilkada serentak akan terjadi beberapa saat lagi. Hampir 200-300 daerah di Indonesia akan melaksanakannya. Salah satu daerah yang akan menjalankannya adalah daerah Kabupaten Mimika, di Papua. Pilkada Kabupaten Mimika memiliki beberapa hal menarik yang perlu untuk diketahui. Tidak hanya untuk menambah pengetahuan namun untuk membuat pemilih peka akan keadaan politik di Mimika. Informasi lengkap tentang hal tersebut, dapat dibaca pada bagian berikutnya.


3 Keunikan dalam Pilkada Kabupaten Mimika Seperti yang diketahui, daerah Mimika adalah tempat yang rawan dengan gerakan separatis. Karenanya, daerah ini membuat penjagaan lebih ketat dibandingkan daerah lain. Penasaran dengan keunikan lainnya? Simak informasinya berikut ini,

1. Hanya Diikuti Oleh Calon dari Jalur Independen

Seperti biasanya, Pilkada ataupun Pilpres akan diikuti oleh calon dari berbagai politik. Namun lain halnya dengan Pilkada di Mimika, di mana Pilkada diikuti oleh calon dari jalur independen. Melalui jalur ini, telah tersaring 4 pasangan calon. Adapun ke empatnya adalah Petraled yang merupakan pasangan calon nomor 1, Rnb sebagai pasangan nomor 2, Musa sebagai pasangan nomor 3 serta Ham sebagai pasangan nomor 4.

2. Pilkada Paling Rawan Ancaman

Pada beberapa saat yang lalu, daerah Mimika pernah mendapatkan ancaman bahkan diisolasi oleh kelompok bersenjata. Karenanya, Pilkada di tempat ini menjadi tempat paling rawan pada Pilkada tahun 2018 ini. Namun untuk menjamin berjalannya Pilkada Kabupaten Mimika, aparat kepolisian telah menyiapkan antisipasi dan penjagaan ketat diseluruh daerah Mimika.

3. Pilkada Unik dengan Menggunakan Noken

Untuk tetap mendukung kearifan lokal di daerah Papua, Noken akan menggantikan keberadaan kotak suara pada saat Pilkada di Mimika. Hal ini tentunya akan menarik banyak perhatian mengingat hal ini tidak terjadi di tempat-tempat lain.

Keunikan yang terjadi di daerah Mimika ini secara tidak langsung akan menambahkan pengetahuan serta keinginan untuk mengikuti Pilkada. Bagi yang memang memiliki hak suara untuk Pilkada Kabupaten Mimika, jangan lupa gunakan hak suara dan pilih pemimpin terbaik untuk kota anda!

Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Mimika
 
Nomor urut 1
Nomor urut 2

Hasil Quick Count Pilkada Kab Biak Numfor

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Biak Numfor - Koalisi Partai Politik dalam Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Biak Numfor Dalam mencapai tujuan memperoleh kekuasaan partai politik akan melakukan koalisi. Koalisi partai politik apa saja yang ada di Pilkada Kabupaten Biak Numfor?

Berbicara soal Pilkada ataupun Pilpres rasanya tidak akan lengkap jika tidak membicarakan koalisi. Karena koalisi adalah hal biasa yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan politik. Dan kesempatan ini tentu tidak dilewatkan oleh partai politik dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Biak Numfor. Penasaran dengan koalisi partai politik yang ada di Biak dan pasangan calon setiap koalisi? Temukan jawabannya dengan membaca artikel ini.



3 Koalisi Partai Politik dalam Pilkada Kabupaten Biak Numfor Koalisi dapat pula dikatakan sebagai kerjasama politik antar partai untuk mendapatkan kekuasaan bersama. Baik tidaknya koalisi inilah yang nantinya menentukan kemenangan dan keuntungan partai. Koalisi apa saja yang terdapat di Biak Numfor? Berikut informasinya,


1. Koalisi Partai Demokrat dkk

Koalisi pertama adalah koalisi dari Partai Demokrat, Nasdem, PPP, PKB dan PAN. Koalisi ini dinilai cukup tangguh, mengingat calon yang diusung cukup memiliki pengaruh. Sebut saja pasangan yang diusung adalah pasangan Nidodemus Ronsumbre dan Akmal Bahri yang dikenal dengan nama koalisi Normal.

2. Koalisi Hannew

Tidak ingin kalah saing dengan koalisi partai seberang, PDIP membentuk koalisinya sendiri. Koalisi ini diisi oleh beberapa partai politik, diantaranya Golkar, PBB, dan Hanura. Pasangan yang diusungpun tidak kalah berpengaruh dengan koalisi sebelumnya. Karena pasangan calon adalah pasangan petahana, yaitu Herry Ario Naap yang menjabat sebagai pelaksana tugas bupati dan disandingkan dengan Nehamia Wospakrik.


3. Pasangan Tanpa Koalisi atau Perseorangan

Berikutnya adalah pasangan yang tetap ikut bersaing walaupun tidak diusung oleh partai politik. Pasangan ini dikenal dengan nama “beken” Senior, yang diisi oleh Andreas Msen dan Yustinus Noriwari. Keduanya lolos dalam seleksi administrasi dan diperkenankan untuk mengikuti Pilkada Kabupaten Biak Numfor.

Menjalankan koalisi dalam sebuah Pilkada adalah hal yang lumrah dalam dunia politik. Namun penting untuk memperhatikan apakah koalisi yang dibangun adalah koalisi yang baik dan tidak mencederai kebebasan dan nilai politik. Terlebih lagi, pilihlah koalisi yang dapat menjaga ketentraman Pilkada Kabupaten Biak Numfor agar tidak terjadi kecurangan ataupun perpecahan di dalam masyarakat.

Hasil Quick Count Pilkada Kab Biak Numfor

Nomor Urut 1
Nomor Urut 2

Hasil Quick Count Pilkada Kab Jayawijaya

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Jayawijaya - Siapakah Pasangan yang Terdaftar Dalam Pilkada Kabupaten Jayawijaya? Menurut beberapa sumber, terdapat 3 calon terdaftar dalam Pilkada Kabupaten Jayawijaya. Namun loloskah ke semua pasangan ini? Temukan jawabannya sesaat lagi

Mengetahui siapa saja calon yang ada dalam Pilkada dan Pilpres adalah hal penting. Karena dengan mengetahuinya, anda dapat menentukan siapa calon yang akan dipilih. Termasuk untuk semua penduduk yang ada di daerah Jayawijaya, wajib untuk mengetahui informasinya. Warga Jayawijaya dan belum mengetahui siapa pasangan calon di Pilkada Kabupaten Jayawijaya? Penting bagi anda untuk membaca informasi pada artikel berikut ini.



Pasangan Calon Bupati dan Wakil di Pilkada Kabupaten Jayawijaya Menurut KPU daerah Jayawijaya, terdapat 3 pasangan calon yang mendaftarkan diri. Namun, akhirnya hanya satu pasangan yang dinyatakan lolos seleksi. Siapakah calon yang lolos dan yang tidak? Simak informasi berikut,


1. Hasil Quick Count Pasangan Bartol Parageye dan Ronny Elopere

Pasangan pertama adalah pasangan calon Bartol dan Ronny. Pasangan ini tercatat ikut mendaftar untuk Pilkada Kabupaten Jayawijaya tahun 2018. Namun, sayangnya pasangan ini dinyatakan tidak lolos oleh KPU. Karena terdapat beberapa masalah dalam kelengkapan berkas. Ataupun masalah persyaratan lainnya.


2. Hasil Quick Count Pasangan Jimmy Asso- Lemban Kogoya

Menyusul pasangan yang pertama, pasangan ini pun sempat tercatat dalam KPU daerah Jayawijaya. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya pasangan ini tidak dapat mengikuti Pilkada. Hingga akhirnya, hanya tersedia satu pasangan calon yang siap untuk mengikuti Pilkada. Informasi tentang pasangan tersebut akan dibahas pada poin berikutnya.


3. Hasil Quick Count Pasangan Richard Banua dan Marthin Yogobi

Satu-satunya pasangan yang dianggap lolos dan siap mengikuti Pilkada Jayawijaya adalah pasangan Richard dan Martin. Pasangan ini diusung oleh beberapa partai politik, yaitu PDIP, Demokrat, Nasdem, PBB, PKPI, PAN, Hanura, PKB dan Gerindra. Hingga akhirnya, dengan lolosnya pasangan ini, maka masyarakat akan disuguhkan pertandingan antara pasangan dan kotak kosong.

Sudah mengetahui pasangan mana yang akhirnya lolos? Artinya, pasangan Richard dan Marthinlah yang dapat mengikuti Pilkada Kabupaten Jayawijaya. Jadi, jangan sampai muncul pertanyaan tentang pasangan mana yang lolos dalam Pilkada. Jika memang cocok dengan pasangan Richard-Martin pilihlah pasangan tersebut. Namun, jika sebaliknya jangan ragu untuk memilih kotak kosong yang telah disediakan.

Hasil Quick Count Pilkada Kab Deiyai

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Deiyai - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Kabupaten Deiyai Berapa banyak pasangan calon yang lolos verifikasi KPU dalam Pilkada Kabupaten Deiyai? Anda akan mengetahui jawabannya setelah membaca informasi berikut ini

Masa pendaftaran calon pasangan untuk Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018, telah terlewati. Waktu verifikasi atau validasi calon adalah proses yang harus dilakukan setelahnya. Hingga akhirnya, ditetapkanlah calon-calon pasangan untuk mengikuti Pilkada. Hal inilah yang juga dilakukan untuk jalankan Pilkada Kabupaten Deiyai. Namun, setelah ditetapkan tahukah anda siapa saja calon pasangan yang lolos verifikasi?

3 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Baru Pada Pilkada Kabupaten Deiyai Dalam Pilkada kali ini, Bupati yang sedang menjabat di Deiyai rupanya tidak melewatkan kesempatan untuk melanjutkan jabatannya. Namun, selain dirinya terdapat tiga pasangan lain yang merupakan wajah baru dalam Pilkada. Siapakah ketika pasangan tersebut?



1. Keni Ikomou dan Abraham Tekege

Menarik dalam Pilkada kali ini adalah keberadaan pasangan calon dari jalur independen. Artinya, pasangan ini tidak mendapatkan dukungan dari partai politik namun tetap mencalonkan diri. Dalam Pilkada Kabupaten Deiyai, diketahui pasangan ini mendapatkan nomor urut ke empat. Bagi yang setuju dengan visi-misi pasangan, maka pilih nomor urut mereka.


2. Inarius Douw dan Anakletus Doo

Berikutnya adalah pasangan yang didukung oleh partai politik. Terdapat sekitar 6 partai politik yang mendukung pasangan ini, yaitu PDIP, Demokrat, Nasdem, PPP, PBB dan PKS. Pasangan ini dinilai dapat menjadi ancaman bagi pasangan petahana, mengingat Inarius merupakan anak dari Bupati Nabire.


3. Ateng Edowai dan Hengki Pigay

Tidak hanya terdapat satu pasangan independen yang ada dalam Pilkada Deiyai tahun ini. Karena terdapat pasangan Ateng-Hengki yang menjadi pasangan kedua yang lolos verifikasi KPU. Bagi masyarakat Deiyai, tentunya tidak heran dengan nama Ateng Edowai, mengingat Ateng Edowai adalah anggota DPRD di Deiyai saat ini.

Sebelum ikut melakukan Pilkada pada esok hari, mengetahui calon pasangan bupati adalah hal yang penting. Jika memang memiliki waktu lebih, jangan ragu untuk mencari rekam jejak setiap pasangan. Hal ini penting, agar ketika Pilkada Kabupaten Deiyai usai dilakukan akan didapatkan pemimpin yang terbaik. Dan siap membawa Deiyai menjadi kabupaten yang lebih baik.


Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Deiyai
Nomor Urut

Hasil Quick Count Pilkada Kab Puncak

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Puncak - Janji Calon Pasangan Tunggal Willem-Pelinus Dalam Pilkada Kabupaten Puncak Janji apakah yang diberikan oleh pasangan tunggal Willem-Pelinus dalam Pilkada Kabupaten Puncak? Ketahui informasi lengkapnya dengan membaca artikel berikut

Kabupaten Puncak adalah salah satu daerah yang mengikuti Pilkada serentak pada tanggal 27 Juni nanti. Namun selama masa pendaftaran dan penjaringan calon, akhirnya hanya terpilih satu pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten Puncak. Adapun pasangan calon ini adalah pasangan Willem dan Pelinus yang nantinya akan bersaing dengan kotak kosong. Lalu, apakah janji yang diberikan oleh pasangan ini untuk masyarakat Puncak nantinya?



3 Janji Pasangan Willem-Pelinus dalam Pilkada Kabupaten Puncak Untuk menarik perhatian masyarakat, Willem-Pellinus memberikan beberapa janji pada masyarakat. Janji inilah yang diharapkan dapat menjadi pendukung agar masyarakat dapat memilih mereka. Apa sajakah janji yang diberikan? Berikut informasinya,

1. Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Sebagian besar masyarakat Puncak Papua bermata pencaharian sebagai petani. Oleh karenanya, pasangan Willem-Pelinus akan menargetkan untuk tingkatkan ekonomi rakyat. Dalam hal ini, pasangan ini akan menggalakan penanaman Kopi Arabika dan tanaman lainnya. Nilai jual kopi Arabika sangat tinggi di Papua dengan begitu penjualan diharapkan dapat tingkatkan ekonomi rakyat.

2. Pendapatan dalam Bidang Pariwisata

Tidak hanya pertanian, daerah Puncak juga dikenal karena wilayahnya yang unik. Salah satu tempat yang menarik adalah Gunung Cartezn. Untuk meningkatkan pendapatan bidang pariwisata, pemerintah akan meningkatkan infrastruktur pendukung tempat wisata. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan infrastruktur dan tempat wisata untuk tingkatkan pendapatan.


3.     Membentuk Koperasi

Tidak hanya kedua poin diatas, dalam usaha mendapatkan kemenangan di Pilkada Kabupaten Puncak, pasangan masih memiliki janji berikutnya, yaitu pembangunan koperasi. Untuk mendukung setiap usaha yang dibuat oleh masyarakat, pemerintah akan mendukung pendanaan melalui Koperasi. Selain masalah pendanaan, Koperasi juga akan membantu masyarakat dalam hal bidang pendidikan. Artinya, koperasi akan memberikan pelatihan untuk dagang sehingga produk yang diberikan dapat laku di pasaran.

Apakah anda setuju dengan janji-janji tersebut? atau setuju dengan visi misi dari pasangan tersebut? jika demikian, jangan lewatkan untuk memilih pasangan tersebut saat Pilkada Kabupaten Puncak pada tanggal 27 Juni nanti. Jika tidak sesuai, tetap gunakan hak pilih dengan memilih kotak kosong saat Pilkada.

Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Puncak
Nomor Urut

Hasil Quick Count Pilkada Kab Paniai

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Paniai - Pasangan Calon yang Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai Awalnya terdapat lima pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai. Namun, akhirnya hanya dua calon yang mengikuti. Siapakah calon gagal tersebut?

Ketika Pilkada akan diselenggarakan, tentunya banyak tokoh politik yang berlomba untuk mencalonkan diri. Sama halnya dengan Pilkada Kabupaten Paniai yang awalnya diikuti oleh 5 pasangan calon. Kelima pasangan calon ini berharap dapat memenangkan Pilkada dan mendapatkan kekuasaan. Namun apa daya jika akhirnya, hanya dua pasangan yang dinyatakan lolos seleksi. Mengapa hanya dua pasangan yang lolos dan siapa sajakah mereka?



3 Pasangan Calon yang Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai Dari lima pasangan calon, hanya dua pasangan yang berhasil lolos dalam seleksi KPU. Keduanya adalah pasangan yang mencalonkan diri melalui jalur partai politik. Sementara tiga pasangan tidak lolos merupakan calon dari perseorangan. Siapakah mereka?


1. Pasangan Naftali Yogi-Marthen Mote

Pasangan ini awalnya cukup percaya diri untuk mencalonkan diri dalam Pilkada. Namun, harapan mendapatkan kekuasaan akhirnya kandas karena terkendala beberapa hal. Salah satunya adalah masalah KTP. Atau dapat dikatakan terkendala karena masalah administrasi. Dengan adanya, hal ini akhirnya pasangan ini tidak lagi dapat mengikuti Pilkada.


2. Pasangan Yunus Gobai-Markus Boma

Tidak jauh berbeda dengan pasangan sebelumnya, pasangan Yunus-Markus juga gagal mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai. Kegagalan ini disebabkan oleh kurangnya persyaratan yang disampaikan ke KPU. Dalam hal ini menyangkut persoalan kurangnya Kartu Tanda Penduduk. Karena hal ini, akhirnya pasangan tidak dapat mencalonkan diri dan keputusan ini telah diputuskan oleh Panwaslu.


3. Pasangan Yehuda Gobai-Yan Tebai

Terakhir adalah pasangan Yehuda dan Yan, pasangan ini juga gagal mencalonkan diri dalam Pilkada serentak tahun ini. Kesalahannya pun sama yaitu masalah administrasi. Hal ini mungkin terjadi, karena pasangan adalah pasangan tanpa dukungan partai politik. Atau lebih dikenal dengan jalur independen.

Setelah ketiga pasangan ini dinyatakan gagal, pasangan diperkenankan untuk mengajukan banding pada PTUN setempat. Hal ini dapat dilakukan, jika pasangan calon yang gagal dalam Pilkada Kabupaten Paniai merasa kurang puas dengan keputusan tersebut. Bagi para pendukung pasangan calon tersebut, jangan bingung jika nantinya tidak lagi ada nama ketiga pasangan calon ini.


Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten
Nomor Urut