Hasil Quick Count Pilgub Riau 2018/2019

Quickcount.org - Hasil Quick Count Pilgub Riau 2018/2019 Informasi Pilgub Riau Tahun 2018 Pilgub Riau pada tahun ini diramaikan oleh 4 pasang calon pemimpin dari partai yang berbeda, pendaftaran ke KPU dilakukan mulai dari tanggal tangga 8 Januari sampai 10 Januari 2018. Pendaftaran calon Gubernur yang diterima pertama kali adalah Syamsuar dengan pasangannya Edy Natar Nasution.

Pada proses pendaftaran pilgub Riau tahun ini terdapat kejadian yang membuat para pegawai KPU kelabakan, hal ini dikarenakan pasangan Syamsurizal dengan Zaini Ismail mendafarkan dirinnya pada menit – menit terakhir penutupan. Dengan demikian, KPU mengambil keputusan bahwa pasangan tersebut tidak dapat ikut berpartisipasi pada pilgub Riau tahun ini.



Dalam pengundian nomor urut paslon pilgub Riau ini dihadiri oleh para pemimpin KPU, Paswanlu, partai pendukung serta pihak – pihak yang memiliki keterkaitan. Pengundian nomor urut ini dilakukan pada tanggal 13 Februari 2018. Adapun ketentuan hasilnya, sebagai berikut :


1. Hasil Quick Count Syamsuar dan Edi Nasution

Pasangan ini diusung oleh tiga partai besar yaitu PAN, NasDem dan PKS. Bapak Syamsuar sendiri merupakan mantan bupati Siak dan bapak Edi Nasution merupakan komandan Korem 031 Wira Bima Riau. Pasangan ini jugalah yang menjadi pendaftar pertama dengan urutan pertama di pilgub Riau kali ini, dengan memiliki tiga partai pengusung maka nomor urut satu ini memiliki 13 kursi pemerintahan yang mendukungnya.


2. Hasil Quick Count Lukman Edy dan Hardianto

Pasangan nomor urut 2 ini di usung oleh partai Gerindra dan partai PKB yang memiliki 13 kursi di pemerintahan, pasangan ini merupakan paslon yang mendaftarkan diri serta melengkapi berkas pendaftaran terakhir. Tetapi ada pasangan calon yang mendaftar pada jam 23. 30 menjelang 30 menit pendaftaran di tutup, dengan segala pertimbangan maka KPU Riau tidak dapat menerima pendaftaran paslon Syamsurizal dengan Zaini Ismail.


3. Hasil Quick Count Firdaus dan Rusli Efendi

Firdaus dan Rusli Efendi mendaftarkan diri ke KPU Riau pada tanggal 9 Februari 2018, pasangan ini diusung oleh partai Demokrat yang berkoalisi dengan partai PPP. Maka pasangan calon nomor urut 3 ini di dukung oleh 12 kursi di pemerintahan. Bapak Firdaus sendiri pernah menjabat sebagai Walikota Pekanbaru, maka dapat di pastikan masyarakat Riau khususnya Pekanbaru sudah mengetahui dan menilai kinerja yang dihasilkan dari kepemimpinan sebelumnya.


4. Hasil Quick Count Arsyad Juliandi Rachman dan Suyatno

Pasangan nomor urut empat ini melakukan pendaftaran sebagai paslon pilgub Riau pada tanggal 10 Februari 2018, merupakan hari terakhir pendaftaran. Pasangan ini mendapatkan banyak dukungan partai politik diantaranya PDIP, NasDem dan GolKar. Pada saat melakukan pendaftaran paslon nomor empat ini dikawal oleh pemuda pancasila, hal ini mengisyaratkan bahwa banyak dari kalangan pemuda terutama PP yang memberikan dukungannya kepada paslon ini.

Pilgub tahun ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia, hasilnya pun dapat diketahui dengan cepat dengan tingkat keakuratan tinggi melalui penghitungan quick count yang dilakukan oleh lembaga tertentu. Pada pilgub tahun ini di prediksi akan ada 12.000 TPS yang tersebar di seluruh Provinsi Riau, dengan banyaknya jumlah TPS ini diharapkan quick count dapat membantu proses penghitungan secara jujur tanpa ada kecurangan yang di lakukan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Metode yang digunakan dalam melakukan proses penghitungan suara secara quick count adalah dengan mengambil sampel secara acak, jika lebih banyak sampel yang digunakan maka hasilnya pun akan lebih kredibel. Dengan adanya pilgub Riau tahun ini yang diramaikan dengan 4 pasang calon Gubernur, diharapkan masyarakat dapat memilih bakal calon pemimpinnya secara bijak. Memilih orang yang tepat untuk membangun Provinsi Riau lebih maju lagi dari sekarang.