Hasil Quick Count Pilgub Bali 2018/2019

Quickcount.org - Hasil Quick Count Pilgub Bali 2018/2019 Dua Pasangan Calon pada Pilgub Bali Sudah Ditetapkan, Siapa Saja? Pelaksanaan pesta akbar demokrasi di Bali akan digelar pada tahun ini. Pesta demokrasi tersebut bertujuan untuk memilih gubernur dan wakil gubernur kota Bali. Dalam pilgub Bali tahun ini pihak KPUD Bali sudah menentukan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju pada pesta demokrasi Bali nantinya.

Dua Pasangan Calon pada Pilgub Bali 2018 Sebelumnya, para bakal calon pasangan diharuskan untuk melengkapi syarat-syarat administratif yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu sebelum maju di Pilgub Bali. Syarat administratif tersebut, salah satunya mengenai harta kekayaan yang dimiliki oleh bakal calon  yang terlebih dahulu harus mendapat konfirmasi dari pihak KPK.



Dalam Pilgub Bali tahun ini, pihak KPUD Bali sudah menentukan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan umum nanti. Tentunya, kedua pasangan calon ini sudah melengkapi beberapa persyaratan adminstratif sebelumnya kepada pihak penyelenggara pemilihan umum. Kedua pasangan cagub dan cawagub tersebut adalah :


1. Hasil Quick Count Wayan Koster dengan pasangannya Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati

Wayan Koster atau yang biasa disapa Koster merupakan anggota Komisi DPR RI dan juga merupakan Ketua DPD Bali dari fraksi PDIP. Sedangkan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau yang biasa disapa Cok Ace merupakan mantan Buoati Gianyar yang juga merupakan Ketua dari PHRI Bali.

Pasangan Wayan Koster dan Cok Ace ini mendapat dukungan dari beberapa koalisi partai politik besar di Indonesia, diantaranya PKB, PAN, PKPI, PDIP dan partai Hanura. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada pilgub Bali ini sukses mendapatkan perolehan kursi sebanyak 27 kursi di DPRD Kota Bali.

2.  Hasil Quick Count Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dengan pasangannya Ketut Sudikerta

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau yang biasa dipanggil IB Rai merupakan walikota Denpasar sedangkan Ketut Sudikerta merupakan Ketua DPD partai Golkar Bali yang pada Pilgub Bali tahun 2013, ia maju sebagai calon wakil gubernur pertahana dengan Made Mangku Pastika untuk peride yang kedua.

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tahun 2018, IB Rai Dharmawijaya dan Sudikerta ini didukung oleh beberapa koalisi partai politik besar di Indonesia, yaitu sebanyak tujuh partai politik, diantaranya partai Demokrat, partai Gerindra, partai Golkar, partai Nasdem, PKS, Perindo dan PBB.

Sebelum pemilihan umum untuk gubernur dan wakil gubernur Bali dilaksanakan, biasanya pihak penyelenggara melakukan coklit atau pencocokan data pemilih yang sebelumnya sudah diselenggarakan secara serentak pada tanggal 20 Januari 2018 kemarin dan berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal pihak penyelenggara pemilihan umum.

Sebelumnya juga sudah dilakukan bimbingan teknologi atau bimtek yang dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 17 Januari 2018. Bimtek ini juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenasi infomasi waktu pelaksanaan pemilihan umum dan proses pemungutan suara yang dilakukan di beberapa TPS di Bali.

Setelah dilakukan bimtek dan sosialisasi kepada masyarakat yang bertujuan mengetahui jumlah data pemilih sesuai dengan TPS yang tercatat, sesuai dengan rencana pihak penyelenggara pemilihan umum yaitu KPUD Bali, menetapkan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

Pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali akan sangat meriah jika seluruh masyarakat Bali ikut berpartisipasi dengan memberikan hak suaranya untuk para pasangan calon kandidat. Tentunya hal ini juga merupakan tugas para penyelenggara pemilu agar angka golput pada Pilgub Bali rendah dan banyak masyarakat yang memberikan suaranya.