Hasil Quick Count Pilkada Kab Banyuasin 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Banyuasin 2018/2019 : 5 Paslon Meramaikan Pesta DemokrasiProvinsi Sumatera, lebih tepatnya Ibukota Pangkalan Balai memiliki sebuah kabupaten yang dijuluki dengan nama Banyuasin, karena kualitas air di sana memiliki kualitas rasa yang masin. 

Kabupaten ini memiliki luas wilayah sebesar 11.832,99 km2 dengan jumlah penduduknya sebanyak 850.110 jiwa dan kepadatan penduduknya adalah 71,84 jiwa/km2. Selain itu, kabupaten ini memiliki 19 kecamatan dan 305 kelurahan. Cukup banyak bukan? Lalu, siapakah yang siap dan pantas untuk memimpin  Kabupaten Banyuasin? Temukan jawabannya pada ulasan berikut ini.



5 Pasangan Calon Pada Pilkada Kabupaten Banyuasin Suasana ramai sepertinya akan menyelimuti pilkada Kabupaten Banyuasin. Hal tersebut tampak dari banyaknya pasanga calon yang ikut maju pada pilkada 27 Juni mendatang. Tidak hanya 1, 2 atau 3 yang maju, tetapi ada 5 pasangan calon. Penasaran dengan kelima pasangan calon tersebut? Yuk simak ulasannya berikut ini.


1. Hasil Quick Count Pasangan Calon Agus Yudiantoro dan Hazuar Bidui

Pasangan nomor urut 1 ini maju pilkada melaluijalur politik dengan mendapat dukungan dari 2 partai yaitu PAN dan PKS.


2. Hasil Quick Count Pasangan Calon Arkoni MD dan H. Hazwar Hamid

2 partai yang memberikan dukungan serta kepercayaannya kepada pasangan nomor urut 2 adalah Partai Hanura dan PKB.


3. Hasil Quick Count Pasangan Calon HM Husni Thamrin Madani dan Ir. H. Supartidjo

Berbeda dengan paslon lainya, paslon nomor urut 3 ini mendaftar melalu jalur independen meskipun demikian, banyak masyarakat yang mendukungnya karena telah jenuh dengan partai politik.


4. Hasil Quick Count Pasangan Calon ir. H. Syaiful Bakhri AR dan H. Agus Salam

Partai Golkar memberikan dukungan sebanyak 8 kursi dan PKPI menggenapkan 1 kursi agar pasangan calon nomor urut 4 dapat maju pada pilkada.


5. Hasil Quick Count Pasangan Calon H. Askolani dan H. Slamet

Pasangan nomor urut 5 ini berhasil meraih dukungan dari partai politik besar seperti Demokrat, PDIP, Gerindra, Nasdem dan PPP dengan total dukungan sebanyak 16 kursi.


Masa-masa Kampanye Pilkada Kabupaten Banyuasin 2018

Waktu pelaksanaan kampanye akan sangat dimanfatkan dengan baik oleh tim sukses masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin. Berbagai strategi kemenangan pun telah disipakan secara matang dari jauh-jauh hari agar pasangan calonnya dapat memenangkan dan menduduki kursi Bupati setempat.

Meskipun demikian, KPU menghimbau agar para pasangan calon tidak menjelek-jelekkan asangan lainnya dan tidak menerapkan praktik “money politic”. Mengapa demikian? Karena persaingan yang tidak sehat dapat menimbulkan perpecahan di seluruh elemen masyarakat. Pada pelaksanaan kampanye, tim sukses dari masing-masing pasangan calon dierkenankan menggunakan berbagai alat peraga yang tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan.

Alat peraga yang diperbolehkan antara lain yaitu kaos, gantungan kunci, spanduk, slayer, poster, topi, baliho, pamflet dan lain sebagainya. Alat peraga tersebut biasanya dirancang dengan menggunakan foto masing-masing pasangan calon agar dapat lebih dikenal secara luas oleh masyarakat setempat. Selain itu, hal yang paling sering dilakukan saat kampanye adalah melakukan orasi dan menyampaikan visi misi dari masing-masing pasangan calon.


Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Banyuasin 2018

Pilkada tidak akan terlepas dari quick count yang pastinya sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Banyuasin. Mengapa demikian? Karena hasil pemungutan suara dengan cara quick count akan dapat langsung diketahui dan dapat dijadikan sebagai acuan sementara untuk mengetahui siapa yang memenangkan pilkada pada periode kali ini.

Meskipun demikian, keputusan resminya akan tetap menggunakan hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU). Quick count dapat memberikan hasil pemungutan suara secara ceat dan tepat karena pemungutannya dilakukan di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang proporsional. Selain itu, metode yang digunakan adalah metode kombinasi dan cluster random smapling yang maksimal kesalahannya hanya 1%, sehingga hasilnya akan sangat akurat dan tidak dapat diragukan lagi.

Bahkan, perbedaan hasli pemungutan suara yang dilakukan berbagai lembaga surveiini tidakakan jauh berbeda dengan pemungutan suara yang dilakukan oleh KPU. Dengan demikian, hasil quick count dapat dijadikan sebagai hasil sementara pada tiap pilkada. Yuk ramaikan pilkada Kabupaten Banyuasin dengan datang ke TPS setempat pada saat yang telah ditentukan untuk menggunakan hak suara dan memilih pemimpin yang amanah untuk daerah yang Anda cintai. Mulailah dengan menggali berbagai informasi dari masingmasing pasangan calon agar tidak terjadi penyesalan di masa yang akan datang. Selamat memilih!