Hasil Quick Count Pilgub Maluku Utara 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilgub Maluku Utara 2018/2019 : Ke Empat Paslon Siap Bertarung Provinsi ini resmi pada tanggal 4 Oktober tahun 1999, Maluku Utara sendiri merupakan bagian dari provinsi Maluku. Mungkin banyak yang lebih mengenal Ternate karena merupakan kota dari provinsi ini. Maluku utara memiliki luas wilayah 31.982 km2 dan kepadan penduduk sekitar 36,34%/km2 . maka dari itu tidak heran KPU Maluku Utara sangat sibuk sekali dalam mempersiapkan perhelatan pilgub Maluku Utara tahun ini.

Proses pendaftan Unik para pasangan Kandidat di Pilgub Maluku Utara Proses pendaftaran yang dilakukan oleh para paslon pilgub Maluku Utara mulai dari tanggal 8 hingga 10 Januari 2018, pada tenggang waktu tersebut setiap paslon dapat mendaftarkan diri dan menyerahkan segala persyaratannya. Adapun nomor urut pilgub Maluku Utara tahun 2018, sebagai berikut :




1. Hasil Quick Count Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar

Pasangan nomor urut satu ini merupakan paslon yang di usung oleh partai Golkar dan PPP, pada pilgub Maluku Utara ini Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar memiliki 9 kursi DPRD Maluku Utara yang mendukung mereka. Dengan dua partai ini pasangan nomor urut satu sudah dapat memenuhi persyaratan yang di berlakukan oleh KPU ketika ingin mencalonkan diri menjadi Gubernur, pasangan ini juga sangat optimis akan memenangkan pertarungan.


2. Hasil Quick Count Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin

Pasangan ini sering di singkat dengan kata Bur – Jadi, mereka merupakan pasangan yang mendapatkan dukungan dari partai Hanura, partai PKB, Demokrat, NasDem serta PBB. Maka mereka mendapatkan total 16 kursi DPRD Maluku Utara. Pasangan ini meminta masyarakat lebih objektif dalam memilih pemimpin, pilihlah yang dapat mengembangkan SDA serta SDM Maluku Utara untuk lima tahun kedepan.


3. Hasil Quick Count Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali

Untuk pasangan Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin Ali mendapatkan dukungan dari PKPI dan PDI- P, maka dengan 2 partai yang koalisi tersebut pasangan nomor urut tiga ini mendapatkan dukungan sebanyak 9 kursi DPRD provinsi Maluku. Menurut Megawati alasan mengapa PDIP memilih pasangan nomor urut tiga ini adalah mereka sesuai dengan kriteria yang di cari oleh PDIP selama ini, yaitu pemimpin yang bukan untuk mencari kekuasaan semata.


4. Hasil Quick Count Muhammad Kasuba dan Madjid Husen

Mereka mendapatkan dukungan dari 3 partai diantaranya Grindra, PAN dan PKS. Dengan ketiga dukungan partai politik tersebut Muhammad Kasuba dan Madjid Husen, mereka memiliki 11 kursi DPRD yang mendukung. Pasangan ini melakukan pendaftaran pada tanggal 9 Februari 2018, mereka melakukan verifikasi data di dalam kantor KPU maluku Utara sekitar setengah jam. Kemudian mereka dinyatakan lolos sebagai pasangan calon dalam pilgub Maluku Utara 2018.


Pendataan Masyarakat Dalam Pilgub Maluku Utara

Bawaslu RI sekarang ini membentuk pergerakan dalam melakukan pengawasan coklit, coklit ini di lakukan untuk memverifikasi data yang ada dengan data yang sebenarnya di masyarakat. Jika ada masyarakat yang belum terdata maka bisa di daftarkan agar mereka dapat memberikan suaranya pada pilgub Maluku Utara khususnya. Naskah Perjanjian Hibah Daerah telah di tanda tangani oleh provinsi Maluku Utara yang dilakukan pada tahun 2017, Maluku Utara merupakan provinsi yang menerima NPHD terendah yaitu sejumlah Rp. 222 miliyar.


Hasil Quick Count terhadap Paslon pada Pilgub Maluku Utara

Pelaksanaan pilkada secara serenteak sebelumnya telah di lakukan di Indonesia sebanyak dua kali dan berjalan dengan lancar, hasil pilgub juga cepat di ketahui masyarakat dengan adanya penghitungan quick count. Begitu besar harapan masyarakat pada pilgub Maluku Utara tahun ini, mereka menginginkan kehidupan yang lebih sejahtera lagi. Maka dari itu untuk pastikanlah anda telah terdaftar menjadi pemilih yang sah pada tanggal 27 Juni 2018, satu suara anda akan sangat berarti bagi Maluku Utara mulai tahun 2018 – 2023.