Hasil Quick Count Pilgub NTB 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilgub (NTB) Nusa Tenggara Barat 2018 : Perang Bintang 4 Pasangan CalonPilgub Nusa Tenggara Barat 2018 akan diwarnai dengan sejumlah nama-nama bintang yang akan maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di N usa Tenggara Barat, siapa saja mereka? Simak artikel dibawah ini.

Perang Bintang Pasangan Calon dalam Pilgub Nusa Tenggara Barat 2018 Pada Pilgub Nusa Tenggara Barat 2018 ini akan terjadi perang bintang antar pasangan calon. Pasalnya, empat pasangan calon yang sudah ditetapkan KPU akan maju dalam pilihan gubernur dan wakilnya ini merupakan orang-orang yang cukup populer dan “memiliki nama” dimata para masyarakat Nusa Tenggara Barat. Para pasangan calon itu adalah:



1. Hasil Quick Count Ali bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Wiresakti Amir Munir

Ali sebelumnya disebut-sebut akan berpasangan dengan istri politisi senior, Selly Handayani, tetapi sayangnya keduanya memutuskan untuk bubar ditengah jalan. Sedangkan wakilnya Gede Sakti, sempat dikabarkan akan menjadi wakil Zulkifli Muhadi namun keduanya gagal untuk maju bersama.

Pasangan dengan nomor urut satu ini merupakan satu-satunya pasangan calon yang maju pada Pilgub Nusa Tenggara Barat yang memilih jalur perseorangan atau independen dalam pilkada serentak pada bulan Juni 2018 mendatang.


2. Hasil Quick Count Suhaili FT dan Muhammad Amin

Suhaili merupakan ketua DPD partai Golkar Nusa Tenggara Barat sekaligus Bupati Lombok Tengah. Sedangkan Muhammad Amin merupakan ketua DPW partai Nasdem sekaligus wakil gubernur Nusa Tenggara Barat pada saat ini. Pasangan ini merupakan pasangan calon dengan partai pengusung terbanyak kedua dengan total 19 kursi.


3. Hasil Quick Count Ahyar Abduh dan Mori Hanafi

Ahyar Abduh merupakan walikota mataram sampai dua periode. Sedangkan pasangannya, Mori Hanafi, merupakan wakil ketua DPRD NTB dari partai Gerindra yang usianya tergolong paling muda. Pasangan dengan nomor urut 3 ini merupakan pasangan dengan jumlah partai pengusung paling banyak dibandingkan pasangan calon lain dengan total sebanyak 32 kursi.


4. Zulkiflimansyah dan Siti Rohmi Jalilah

Zulkiflimansyah merupakan anggota DPR RI yang berasal dari daerah pilihan Kota Banten dari fraksi PKS. Sedangkan Siti Rohmi merupakan Rektor di salahsatu perguruan tinggi di Lombok Timur sekaligus kakak kandung dari Gubernur NTB, Zainul Majdi. Pasangan dengan nomor urut 4 ini mendapatkan dukungan parpol sebanyak 14 kursi.


Hasil Survei pada Pilgub Nusa Tenggara Barat

Lembaga Survei Indonesia (atau yang disingkat LSI) merupakan salah satu lembaga survei yang rutin mengadakan survei ketertarikan masyarakat terhadap para pasangan calon yang akan maju pada pilkada serentak di seluruh Indonesia. Biasanya survei yang dilakukan itu menggunakan metode sampel dari daftar pemilih yang memiliki hak suara yang sah.


Hak Pilih yang Hilang pada Pilgub Nusa Tenggara Barat 2018

Berdasarkan pilkada sebelumnya, jumlah hak suara yang sah pada pilgub Nusa Tenggara Barat mencapai 3,9 juta jiwa. Namun hanya sekitar 3,2 juta jiwa yang mempunyai hak pilih dan hak suara yang sah. Bahkan sebagian dari total hak suara yang sah terancam akan kehilangan hak pilihnya pada Pilgub Nusa Tenggara Barat pada bulan Juni mendatang.

Hilangnya hak suara tersebut disebabkan karena sebagian masyarakat Nusa Tenggara Barat belum memilki e-KTP. Jumlah penduduk yang terekam e-KTP mencapai 3,7 juta jiwa. Namun hanya sebanyak 3,2 juta jiwa yang sudah memiliki e-KTP, masih ada lima ratus ribu penduduk yang belum memilki e-KTP yang terancam akan kehilangan hak pilihnya.

Sebelum anda memberikan hak suara anda untuk para pasangan calon, penting untuk anda mengetahui rekam jejak dari setiap pasangan calon. Sehingga diharapkan pada Pilgub Nusa Tenggara Barat 2018, lahirlah pemimpin yang akan membawa NTB lebih sejahtera.