Hasil Quick Count Pilgub NTT 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilgub (NTT) Nusa Tenggara Timur 2018/2019 : 4 Pasangan Calon Untuk NTT Lebih Sejahtera Pilgub Nusa Tenggara Timur akan segera diselenggarakan bulan Juni mendatang, sesuai dengan pilkada serentak yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Apakah anda sudah mengantongi pasangan calon pilihan anda?

Kandidat Calon dalam Pilgub Nusa Tenggara Timur 2018 Pilgub Nusa Tenggara Timur tahun ini merupakan hal yang paling ditunggu bagi sebagian masyarakat NTT. Melihat para calon yang maju pada pilgub ini, diharapkan bukan hanya melahirkan pemimpin yang baru saja tetapi pemimpin yang akan membawa Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi yang lebih sejahtera.


Setelah memenuhi persyaratan adminstratif, pemeriksaan dokter dan persyaratan lain yang sudah dipenuhi oleh masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur, Komisi Pemilihan Umum selaku pihak penyelenggara Pilgub Nusa Tenggara Timur menetapkan sudah empat pasangan calon yang akan maju dalam pilkada nanti, diantaranya adalah:


1. Hasil Quick Count Esthon Leyloh Foenay dan Christian Rotok

Pasangan calon dengan nomor urut 1 pada Pilgub Nusa Tenggara Timur ini adalah Eshton Leyloh dan Christian Lotok. Pasangan gubernur dan wakil gubernur ini diusung oleh partai Gerindra sebanyak 8 kursi dan Partai Amanah Nasional (PAN) sebanyak 5 kursi. Jumlah kursi ini tentu saja memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak penyelenggara pemilu di NTT.


2. Hasil Quick Count Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni

Pasangan dengan nomor urut 2 adalah Benny Kabur Harman dan Benny Alexander Litelnoni. Pasangan gubernur dan wakil gubernur ini diusung oleh partai Demokrat sebanyak 8 kursi, Partai Keadilan Sejahtera sebanyak 2 kursi dan PKPI sebanyak 3 kursi. Sehingga total kursi yang mendukung pasangan calon ini adalah sebanyak 13 kursi.


3. Hasil Quick Count Marianus Sae dan Emelia Julia

Pasangan ketiga selanjutnya adalah Marianus Sae dan Emelia Julia. Pasangan gubernur dan wakil gubernur ini diusung oleh PDIP sebanyak 10 kursi dan PKB sebanyak 5 kursi. Sehingga total kursi yang mendukung pasangan calon ini adalah sebanyak 15 kursi.


4. Hasil Quick Count Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini merupakan pasangan calon dengan jumlah partai pengusung paling banyak yaitu dengan total kursi 24 kursi. Pasangan calon dengan nomor urut 4 ini diusung oleh partai Golkar sebanyak 11 kursi, partai Nasdem sebanyak 8 kursi dan terakhir partai Hanura sebanyak 5 kursi.


Hak suara Sah dalam Pilgub Nusa Tenggara Timur

Pada Pilgub Nusa Tenggara Timur tahun 2018, para keempat pasangan calon akan memperebutkan hak suara yang sah sebanyak 3,7 juta suara. Jumlah hak suara tersebut mengalami kenaikan dibandingkan jumlah hak suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Nusa Tenggara Timur.


Peningkatan Jumlah TPS dalam Pilgub Nusa Tenggara Timur 2018

Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi yang terdiri dari 21 kabupaten/kota. Dari 21 kabupaten tersebut dibagi menjadi beberapa TPS. Dalam Pilgub Nusa Tenggara Timur sebelumnya tercatat ada 8.360 TPS. Namun, KPU setempat selaku pihak penyelenggara menyebutkan bahwa akan ada peningkatan jumlah TPS untuk pilkada tahun ini.

Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur menyatakan, bahwa TPS pada pilgub nusa tenggara timur tahun 2018 ini akan mengalami peningkatan dibandingkan pilkada tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah TPS ini dikarenakan karena adanya pemekaran wilayah kecamatan di kabupaten atau kota se Nusa Tenggara Timur.

Partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada Pilgub Nusa Tenggara Timur sangat penting bagi setiap pasangan calon. Pasangan calon yang nantinya terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur ini diharapkan bisa membawa Nusa Tenggara Timur lebih maju dan sejahtera dibandingkan sebelumnya.