Hasil Quick Count Pilgub Sultra 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilgub Sulawesi Tenggara 2018/2019 Diiringi Dengan Konflik Salah Satu Paslon Sulawesi Tenggara merupakan provinsi yang berada di pulau Sulawesi, luas provinsi ini mencapai 14.814.000 ha, provinsi ini memiliki luas daratan sekitar 72% dari luas secara keseluruhan dan sisanya merupakan perairan atau lautan.

Provinsi ini memiliki 17 kabupaten, hadir dengan semboyan "Bolimo Karo Somanamo Lipu". Untuk jumlah penduduknya mencapai 2.508.050 jiwa, mereka siap melaksanakan Pilgub Sulawesi Tenggara pada tahun 2018 ini dengan aman. Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Pilgub Sulawesi Tenggara 2018



Pengundian nomor urut ini dilakukan pada tanggal 13 Februari 2018 di kota Kendari tempatnya, alhamdulillah berjalan dengan lancar sesuai dengan yang di rencanakan KPU. Adapun nomor urut dalam pemilihan nanti sebagai berikut :


1. Hasil Quick Count Ali Mazi dan Lukman Abunawas

Ali mazi sendiri merupakan mantan Gubernur sebelumnya, maka dari itu pasangan ini merupakan salah satu yang menjadi kandidat terkuat dalam pertarungan Pilgub Sulawesi Tenggara kali ini. Paslon nomor urut satu ini mendapat dukungan dari dua parta besar yang ada di Indonesia yaitu Golkar dan Nasdem, maka mereka memiliki total jumlah kursi DPRD sebanyak 10 kursi. Pasangan ini siap untuk memenangkan pertarungan pada tanggal 27 Juni nanti.


2. Hasil Quick Count Asrun dan Hugua

Pasangan ini merupakan paslon yang nantinya akan menjadi nomor urut satu di lembar pemilihan Pilgub Sulawesi Tenggara untuk periode 2018 – 2023, pasangan ini mendapatkan banyak dukungan dari berbagai partai politik. Parta pengusung pasangan ini sebanyak 5 partai diantaranya adalah PAN, PKS, PDIP, Hanura serta Gerindra. Maka pasangan ini memiliki jumlah kursi sebanyak 26 kursi DPRD dari total 45 kursi DPRD.


3. Hasil Quick Count Rusda Mahmud dan Sjafei Kahar

Pasangan nomor urut ke tiga ini merupakan pasangan yang mendapatkan dukungan minimalis dari partai politik, mereka di dukung oleh partai PKB, PPP dan Demokrat. Maka, jika di jumlahkan pasangan ini hanya memiliki 9 kursi DPRD saja. Akan tetapi hal ini tidak membuat pasangan Rusda Mahmud dan Sjafei Kahar menjadi berkecil hati, karena mereka yakin akan ada banyak masyarakat yang akan mendukungnya untuk menjadi pemenang pada Pilgub Sulawesi Tenggara di tahun 2018 ini.


Hasil Coklit KPU Sulawesi Tenggara di tahun 2018

Coklit sendiri merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mencocokan data yang di miliki KPU dengan data yang sebenarnya di masyarakat, KPU disini menugaskan para volunternya untuk mendatangi setiap rumah warga dan mencek untuk disesuaikan. Dari hasil coklit yang telah dilakukan pada bulan Maret maka dapat di simpulkan bahwa pemilih pilgub Sulawesi Tenggara tahun ini sebanyak 1.662.628 orang. Tetapi data yang cocok hanya sebanyak 1.121.364 pemilih saja.

Pada tahap selanjutnya KPU harus mencek kembali siapa saja masyarakat yang belum terdata sebagai pemilih pada tanggal 27 Juni 2018 nanti, KPU juga sangat memperhatikan proses rekapitulasi data ini agar sesuai dengan yang ada di lapangan.


Hasil Quick Count terhadap Paslon pada Pilgub Sulawesi Tenggara

Perhitungan cepat pada pilgub tahun ini akan dilakukan secara manual dan quick count oleh para lembaga terpercaya, yang dalam pelaksanaannya dapat di percaya karena tingkat kesalahannya hanya sekitar 5 % saja. Untuk meraih kemenangan para paslon Gubernur ini tidak ragu untuk melakukan blusukan dan menjadi lebih dekat dengan rakyat, mereka juga mendengarkan berbagai macam keluhan serta keingin rakyat untuk Sulawesi Tenggara di masa depan.

Partisipasi masyarakat dalam perhelatan pilgub Sulawesi Tenggara sangatlah penting, karena satu suara akan menentukan masa depan provinsi tersebut, maka dari itu jangan lupa tanggal 27 Juni nanti datang ke TPS dan pastikan anda telah terdaftar.