Hasil Quick Count Pilkada Kab Kupang 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Kupang 2018/2019 - 5 Paslon Masuk di Pilkada Kab. Kupang Indonesia bagian Timur memang tahun ini banyak yang ikut dalam pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. Para masyarakat yang daerahnya mengikuti pilkada serentak ini juga menyambut baik adanya pesta rakyat daerah ini, tak terkecuali warga Kupang yang akan mengadakan pilkada Kab. Kupang.

Dibandingkan dengan kabupaten Alor yang hanya 2 pasang orang yang maju dalam pilkada, di Kupang cukup banyak yang mendaftar. Yaitu adanya 5 pasangan calon yang bersedia untuk maju dan bertanding untuk memperebutkan posisi orang nomor satu di kabupaten Kupang. Kabupaten ini memang sudah dikenal dengan kabupaten yang maju dari berbagai kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Timur lainnya. Maka, tidak salah jika ada 5 paslon yang maju.


Bagi masyarakat awam, tentu tidak mengetahui betapa banyaknya syarat-syarat untuk bisa maju sebagai bakal calon kepala daerah. Mereka akan melalui serangkaian ujian yang akan membawa pasangan calon untuk maju ke pesta rakyat, yaitu pilkada serentak nanti. Pada pilkada Kab. Kupang ini, 5 pasanan valon yang telah berhasil melalui segala syarat dan ujian, adalah sebagai berikut ;

1. Hasil Quick Count Hendrik Paut – Aljeri Monas

2. Hasil Quick Count Korinus Masneno – Jerry Manafe

3. Hasil Quick Count Drs. Silfester Banfastin – Johny Oetemesoe, SE

4. Hasil Quick Count Nelson O Matara – Bernard Bait

5. Hasil Quick Count Melianus Akulas, ST – Joao Antonius de Jesus Costa, SH


Kelima pasangan calon tersebut memang memiliki daya saing yang kuat. Masyarakat nantinya akan memilih, sesuai dengan keinginan mereka. Para pasangan calon juga mengadakan kampanye untuk bisa menarik perhatian para masyarakat yang nanti akan memilihnya. Pada kampanye pilkada Kab. Kupang diharapkan para pasangan calon untuk memanfaatkan sebaik mungkin.

Janganlah mengumbar janji-janji yang mungkin nanti tidak sanggup dilakukan saat terpilih, hanya untuk menarik perhatian masyarakat. Tapi yakinkanlah masyarakat, untuk memilihnya karena memang tujuan pasangan calon untuk kebaikan bersama, dan tidak menitik beratkan pada satu bagian kelompok masyarakat saja, dan jangan pula menyampaikan isu miring pada lawan mainnya saat diadakan kampanye.