Hasil Quick Count Pilkada Kab Paniai 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Paniai 2018/2019 Pasangan Calon yang Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai Awalnya terdapat lima pasangan calon yang mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai. Namun, akhirnya hanya dua calon yang mengikuti. Siapakah calon gagal tersebut?

Ketika Pilkada akan diselenggarakan, tentunya banyak tokoh politik yang berlomba untuk mencalonkan diri. Sama halnya dengan Pilkada Kabupaten Paniai yang awalnya diikuti oleh 5 pasangan calon. Kelima pasangan calon ini berharap dapat memenangkan Pilkada dan mendapatkan kekuasaan. Namun apa daya jika akhirnya, hanya dua pasangan yang dinyatakan lolos seleksi. Mengapa hanya dua pasangan yang lolos dan siapa sajakah mereka?



3 Pasangan Calon yang Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai Dari lima pasangan calon, hanya dua pasangan yang berhasil lolos dalam seleksi KPU. Keduanya adalah pasangan yang mencalonkan diri melalui jalur partai politik. Sementara tiga pasangan tidak lolos merupakan calon dari perseorangan. Siapakah mereka?


1. Pasangan Naftali Yogi-Marthen Mote

Pasangan ini awalnya cukup percaya diri untuk mencalonkan diri dalam Pilkada. Namun, harapan mendapatkan kekuasaan akhirnya kandas karena terkendala beberapa hal. Salah satunya adalah masalah KTP. Atau dapat dikatakan terkendala karena masalah administrasi. Dengan adanya, hal ini akhirnya pasangan ini tidak lagi dapat mengikuti Pilkada.


2. Pasangan Yunus Gobai-Markus Boma

Tidak jauh berbeda dengan pasangan sebelumnya, pasangan Yunus-Markus juga gagal mengikuti Pilkada Kabupaten Paniai. Kegagalan ini disebabkan oleh kurangnya persyaratan yang disampaikan ke KPU. Dalam hal ini menyangkut persoalan kurangnya Kartu Tanda Penduduk. Karena hal ini, akhirnya pasangan tidak dapat mencalonkan diri dan keputusan ini telah diputuskan oleh Panwaslu.


3. Pasangan Yehuda Gobai-Yan Tebai

Terakhir adalah pasangan Yehuda dan Yan, pasangan ini juga gagal mencalonkan diri dalam Pilkada serentak tahun ini. Kesalahannya pun sama yaitu masalah administrasi. Hal ini mungkin terjadi, karena pasangan adalah pasangan tanpa dukungan partai politik. Atau lebih dikenal dengan jalur independen.

Setelah ketiga pasangan ini dinyatakan gagal, pasangan diperkenankan untuk mengajukan banding pada PTUN setempat. Hal ini dapat dilakukan, jika pasangan calon yang gagal dalam Pilkada Kabupaten Paniai merasa kurang puas dengan keputusan tersebut. Bagi para pendukung pasangan calon tersebut, jangan bingung jika nantinya tidak lagi ada nama ketiga pasangan calon ini.


Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten
Nomor Urut