Hasil Quick Count Pilkada Kota Pariaman 2018/2019

QuickCount.org - Bagaimanakah Hasil Quick Count Pilkada Kota Pariaman 2018/2019 di PemilukadaNanti? - Pemilihan Umum Kepala Daerah atau pemilukada serentak diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018. Pemilukada tersebut dikatakan serentak karena dilakukan bersamaan di seluruh wilayah Indonesia. Pemilukada bertujuan untuk mendapatkan walikota dan wakil walikota baru yang akan menjabat periode 2018-2023. Kota Pariaman juga tak mau ketinggalan dan turut mengikuti pemilukada serentak tahun 2018.

Pariaman sebagai salah satu kota di Sumatera Barat sangat menantikan siapakah yang akan menjadi walikota baru mereka. Hasil quick count Kota Pariaman yang dilakukan lembaga survey juga turut dinantikan masyarakat. Hasil tersebut dapat digunakan untuk memprediksi atau mengetahui gambaran awal terkait walikota baru yang akan menjabat.


Mengapa hasil quick count Kota Pariaman bisa memberikan gambaran terkait pasangan walikota yang terpilih? Hal itu dikarenakan hasil perhitungan dari quick count biasanya hanya selisih sedikit dan tidak jauh berbeda dari hasil perhitungan akhir yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Apalagi proses perhitungan dari KPU membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena dilakukan secara manual.

Pihak KPU setempat harus menunggu hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh TPS di beberapa kecamatan. Setelah semua dilaporkan di KPU, maka hasil akhir yang resmi akan diperoleh. Hasil perhitungan dari KPU itulah yang digunakan untuk menentukan pasangan walikota dan wakil walikota baru Kota Pariaman.

Banyak pasangan calon atau paslon yang mendaftar untuk mengikuti pemilukada, namun hanya beberapa pasangan saja yang berhasil menjadi peserta pemilukada. Mereka melalui proses yang panjang dari pengumpulan persyaratan hingga tahap verifikasi yang dilakukan pihak-pihak terkait. Setelah calon tersebut ditetapkan, maka dilakukan pengundian nomor untuk masing-masing calon. KPU Pariaman telah menetapkan 3 paslon yang akan maju di pemilukada serentak 2018, di antaranya:

1.     Hasil Quick Count Mahyuddin dan Muhammad Ridwan yang mendapat dukungan PKS serta Gerindra

2. Hasil Quick Count Dewi Fitri Deswati dan Pabrisal Asril yang didukung oleh Partai Nasdem beserta Hanura

3. Hasil Quick Count Genius Umar dan Mardison yang didukung oleh Golkar, PPP, PBB, PKB, PAN, serta PDIP.

Siapakah dari calon tersebut yang akan menduduki posisi tertinggi pada hasil quick count Kota Pariaman? Setiap paslon tersebut memiliki visi misi masing-masing untuk disampaikan kepada masyarakat. Paslon dengan nomor urut satu memiliki fokus dalam pembangunan Kota Pariaman. Sementara paslon nomor urut dua lebih fokus dalam bidang teknologi, sedangkan paslon nomor urut tiga mengedepankan persoalan tata kelola publik.

Apapun visi misi dan program yang dimiliki setiap paslon, semua tetap bertujuan untuk memberikan kemajuan Kota Pariaman. Selain hasil quick count Kota Pariaman, debat publik juga menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu masyarakat. Semua paslon juga turut melakukan debat publik sebagai rangkaian menuju pemilukada. Mereka menyampaikan program keunggulan maupun visi dan misi yang dimiliki kepada masyarakat Kota Pariaman.

Debat publik dilakukan dua kali sebelum pelaksanaan pemilukada serentak tahun 2018. Kegiatan ini sangat bermanfaat baik untuk para paslon maupun masyarakat Kota Pariaman. Masyarakat dapat mengenal para paslon dengan lebih baik melalui visi misi maupun program kerja yang mereka miliki. Setiap paslon pun akan menjawab beberapa pertanyaan dari panelis. Hal tersebut membuat masyarakat lebih yakin dengan para paslon sebelum menggunakan hak suaranya. Para paslon pun bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat yang menyaksikan debat. Debat publik yang seru dan menarik membuat masyarakat semakin penasaran dengan hasil quick count Kota Pariaman nantinya.