Hasil Quick Count Pilkada Kota Pontianak 2018/2019

QuickCount.org - Hasil Quick Count Pilkada Kota Pontianak 2018 Salah satu keunggulan sistem pemerintahan di Indonesia adalah sistem pemerintahan demokratis. Dengan sistem tersebut, tidak ada kekuasaan abadi seperti sistem Negara monarki yang dipimpin oleh seorang raja ataupun ratu. Adanya sistem demokrasi ini, nantinya masyarakat akan berperan penting dalam menentukan nasib bangsa dengan memilih siapa ketua yang akan memimpin suatu daerah ataupun Negara.

Termasuk juga kota Pontianak yang nanti akan ikut PILKADA serentak dan akan melalui hasil Quick Count kota Pontianak. Pemilihan umum atau biasa kita sebut dengan PEMILU adalah pesta rakyat yang harus selalu diadakan tiap beberapa tahun sekali untuk diadakannya pergantian pemimpin Pontianak adalah salah satu kota yang ada di Kalimantan Barat yang juga merupakanibu kota propinsi tersebut. Di kota tersebut sudah pasti banyak sekali kegiatan perekonomian, pendidikan dan juga politik.



Untuk itulah selain gubernur, di Pontianak juga membutuhkan wali kota untuk mengurus kota Pontianak yang cukup besar. Di tahun 2018 ini, memang akan diadakan PiLKADA serentak, yang artinya akan diadakan pemilihan pemimpin daerah yang akan dijadwalkan secara bersamaan di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Dan nantinya, pemilihan tersebut akan diketahui dengan hasil Quick Count kota Pontianak.

Dalam PILKADA tahun ini, sudah pasti dalam perhitungannya akan menggunakan quick count. Yang dimaksud dengan quick count adalah proses perhitungan suara dengan cepat dan tepat. Keunggulan adanya hasil Quick Count kota Pontianak memang menguntungkan banyak pihak, dan mempersingkat waktu agar cepat terselesaikan. Berikut keunggulan adanya sistem quick count dalam PILKADA serentak tahun ini :

  1. Informasi perolehan suara akan diumumkan informasinya dengan cepat kepada masyarakat. Sehingga nantinya akan meredam rasa penasaran masyarakat dengan siapa yang akan terpilih memimpin di daerah tersebut.
  2. Meredam adanya kemarahan sosial atau gejolak yang ada di masyarakat. Biasanya jika masyarakat terlalu lama menunggu informasi perolehan, nantinya mereka akan gusar dan marah karena tidak sabar menunggu hasilnya dan nasib calon yang diunggulkan mereka.
  3. Memberikan kredibilitas pelaksana seperti KPU agar bisa berjalan dengan baik dan lebih unggul seperti negara-negara demokrasi lainnya.

Karena sistem ini, PEMILU yang ada di Negeri ini sudah semakin maju dan semakin berkualitas. Maka dari itu, sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam melakukan hasil Quick Count kota Pontianak harus orang-orang berpendidikan tinggi yang juga mempunyai ilmu yang luas. Dalam PILKADA serentak tahun ini, panitia pemilihan, yang dipilih hanya orang-orang yang minimal pendidikannya setingkat SMA, agar proes pemungutan suara bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedurnya.

Kota Pontianak sendiri memiliki bakal calon yang mengajukan diri untuk menjadi wali kota Pontianak. Tentu masyarakat sudah memilih jagoannya dengan berbagai kampanye yang sudah dilakukan oleh masing-masing pasangan. Berikut adalah pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak :

1. Hasil Quick Count Hary Adryanto –Yandi

2. Hasil Quick Count Edi Rusdi Kamtono-Bahasan

3. Hasil Quick Count Satarudin-Alpian Aminardi

Ketiga bakal calon tersebut sudah memiliki visi dan misi untuk bisa memajukan kota Pontianak menjadi lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya, melalui hasil Quick Count kota Pontianak. Akan tetapi, masyarakat di sana mengharapkan wujud nyata dari para pemimpinnya, agar bisa memajukan kota yang ditinggalinya semakin baik dan bukan hanya janji semata. Masyarakat juga mengharapkan kesejahteraan masyarakat segera terwujud.